Pembinaan ini menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Rabu. Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman dan bekal kepada calon pengantin serta pasangan muda agar mampu membangun kehidupan rumah tangga yang sehat, harmonis, dan sesuai dengan nilai-nilai keluarga sakinah.
Kepala KUA Kecamatan Ciranjang, Saepudin, Rabu (9/9) mengatakan kegiatan pembinaan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Rabu.
“Ini memang sudah menjadi agenda rutin kami setiap hari Rabu. Para peserta diberikan berbagai materi yang berkaitan dengan kehidupan berumah tangga, kesehatan, hingga pembinaan keluarga sakinah,” ujar Saepudin.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari tiga lembaga. Pertama, Puskesmas yang memberikan edukasi mengenai kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi bagi calon pengantin dan pasangan yang baru menikah.
Selanjutnya, PLKB memberikan materi mengenai pentingnya membangun generasi berkualitas serta memfasilitasi penerbitan sertifikat Elsimil dalam rangka pencegahan stunting.
Sementara itu, pihak KUA memberikan pembinaan mengenai keluarga sakinah, termasuk pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri, komunikasi dalam keluarga, serta pentingnya membangun rumah tangga yang harmonis dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Ciranjang berharap para calon pengantin maupun pasangan yang baru menikah tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menjalani kehidupan berkeluarga.
Pembinaan lintas lembaga ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menciptakan keluarga yang sehat, berkualitas, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan rumah tangga. (Gus)


0Komentar