Berdasarkan hasil investigasi lapangan, program revitalisasi tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp 691 juta. Pekerjaan meliputi rehabilitasi empat ruang kelas, rehabilitasi ruang perpustakaan, serta pembangunan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan toilet baru.
Meski pada papan informasi proyek tercantum masa pelaksanaan selama 120 hari kalender, pekerjaan disebut telah hampir 100 persen rampung dalam waktu kurang dari dua bulan.
Keterangan tersebut disampaikan Ketua P2SP SDN 2 Kumpay, Endon Jaenudin, saat dikonfirmasi awak media pada Jumat (31/7/2026).
"Pelaksanaan pembangunan dimulai pada bulan Juni, sebelum pembagian rapor. Saat ini pembangunan sudah selesai, tinggal pemasangan lampu saja. Kurang lebih rampung sekitar satu minggu yang lalu," ujar Endon.
Saat ditanya mengenai mekanisme pelaksanaan pembangunan, Endon mengaku tidak mengetahui secara rinci proses teknis proyek. Ia menyebut perannya hanya sebatas melakukan pengawasan selama pekerjaan berlangsung.
"Saya hanya sebatas mengawasi sejak awal pembangunan. Saya juga tidak menerima honor apa pun. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai anggaran belanja material, siapa pemborongnya, maupun teknis pelaksanaannya, silakan tanyakan langsung kepada kepala sekolah," katanya.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala SDN 2 Kumpay, belum membuahkan hasil. Saat awak media mendatangi sekolah, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Konfirmasi melalui aplikasi WhatsApp juga telah dilakukan, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapat tanggapan.
Awak media masih berupaya memperoleh klarifikasi dari pihak sekolah guna memberikan informasi yang berimbang kepada publik.
(Yoga)

0Komentar