Kegiatan tersebut sengaja diprogramkan oleh KUA Haurwangi sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pegawai dalam menentukan arah kiblat secara tepat dan akurat.
Kepala KUA Kecamatan Haurwangi, Ikmal Hafifi, mengatakan pelatihan tersebut memiliki sejumlah tujuan, salah satunya meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah salat.
“Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dasar mengenai konsep arah kiblat dan posisi Ka'bah dari suatu lokasi, sekaligus membekali peserta dengan keterampilan praktis untuk menentukan arah kiblat secara tepat dan akurat,” ujar Ikmal.
Menurutnya, dalam pelatihan tersebut para peserta juga dikenalkan dengan berbagai metode dan alat yang dapat digunakan untuk menentukan arah kiblat, mulai dari kompas, aplikasi digital, pengamatan bayang-bayang matahari, Mizwala, segitiga ukur bola, hingga alat ukur lainnya.
Selain itu, pelatihan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pegawai dalam melakukan pengecekan maupun pengukuran ulang arah kiblat di berbagai tempat, seperti masjid, musala, rumah, maupun tempat ibadah lainnya.
“Harapannya, kegiatan ini dapat meminimalkan kesalahan dalam menentukan arah kiblat, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan lebih yakin dan sesuai dengan ketentuan syariat,” katanya.
Ikmal menambahkan, para pegawai KUA Haurwangi diharapkan tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menjadi sumber informasi bagi masyarakat dalam memberikan edukasi dan pelayanan terkait penentuan arah kiblat.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap peserta nantinya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun pengecekan arah kiblat di wilayah Kecamatan Haurwangi,” pungkasnya. (Gus)


0Komentar