TfdpTfC5BUM8GfAoTSdiTUG9GA==
Light Dark
Abu Vulkanik Diduga Terbawa Angin hingga Cianjur, Camat Haurwangi Imbau Warga Pakai Masker

Abu Vulkanik Diduga Terbawa Angin hingga Cianjur, Camat Haurwangi Imbau Warga Pakai Masker

Daftar Isi
×

Cianjur - Aktivitas vulkanik Anak Gunung Krakatau dilaporkan mengalami peningkatan hingga memicu erupsi menerus pada Sabtu (5/9) malam. Dampaknya, material abu vulkanik disebut terbawa angin hingga mencapai wilayah yang berjarak lebih dari 200 kilometer.

Abu tipis berwarna keabu-abuan kemudian dilaporkan mulai terlihat di sejumlah wilayah Kota Cianjur sejak Minggu (6/9) pagi. Material tersebut disebut menempel di teras rumah, tanaman hingga kendaraan milik warga.
Kondisi itu mendapat perhatian Camat Haurwangi, Yadi Supriyadi. Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Gunakan masker dengan baik dan pas di wajah, kurangi aktivitas di luar rumah saat abu vulkanik tinggi, jaga kebersihan diri dan lingkungan, serta perbanyak minum air untuk menjaga kesehatan tubuh," ujar Yadi (Senin 7/9/2026)

Menurutnya, abu vulkanik yang terhirup dapat mengganggu saluran pernapasan, mulai dari iritasi hidung dan tenggorokan hingga memperburuk kondisi penderita asma dan memicu gangguan pernapasan lainnya.

Selain saluran pernapasan, abu vulkanik juga berpotensi menyebabkan iritasi pada mata, seperti mata merah, perih dan berair. Paparan material tersebut juga dapat menimbulkan gangguan pada kulit berupa gatal dan kemerahan.

Yadi meminta masyarakat tidak menganggap sepele kondisi udara yang menurun akibat paparan abu vulkanik.

"Lindungi diri, lindungi keluarga, lindungi sesama. Jangan lupa pakai masker!" tegasnya. (Gus)

0Komentar