TfdpTfC5BUM8GfAoTSdiTUG9GA==
Light Dark
23 Peserta Ikuti Tes Tertulis Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Cianjur, H. Tata Kembali Ikut Pencalonan.

23 Peserta Ikuti Tes Tertulis Calon Pimpinan Baznas Kabupaten Cianjur, H. Tata Kembali Ikut Pencalonan.

Daftar Isi
×

CIANJUR - Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Cianjur , mengelar kegiatan tes tertulis bagi para Calon Ketua Baznas Kabupaten Cianjur Periode 2026 -2031, sejumlah 23 orang yang mendaftar di Gedung Praja Pemda Cianjur dari sekian orang  yang mengikuti tes, tampak  H.Tata  S.Pi,.M.M,. yang masih menjadi Ketua Baznas  di akhir periode. Sabtu ( 09/05/2026 ).
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur sekaligus salah satu peserta seleksi, H. Tata A.Pi., M.M., mengaku bersyukur telah menyelesaikan tahapan tes tertulis bersama peserta lainnya.

“Alhamdulillah barusan sudah mengikuti tes tertulis bersama para peserta lainnya, tes mencakup tiga materi yaitu regulasi, fikih zakat, dan wawasan kebangsaan,” jelasnya.

Dengan jumlah 23 Orang yang mengikuti tes, H. Tata merasa senang dan  memberikan apresiasi terhadap tingginya minat masyarakat untuk ikut dalam proses seleksi pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur.

Menurutnya, keberadaan BAZNAS memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kalangan mustahik atau penerima manfaat zakat di Kabupaten Cianjur.

“Saya sangat mengapresiasi banyaknya peminat yang ikut seleksi ini. Artinya masyarakat memiliki kepedulian terhadap pengelolaan zakat. Karna peran BAZNAS ini sangat berpengaruh  untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Cianjur. Saya ikut tes ini untuk menyemangati peserta yang lain, tentang lolos atau tidak, usia saya sekarang sudah 64 tahun. Kalau memang nanti tidak mendapat peluang, mungkin memang sudah waktunya saya istirahat,” ungkapnya.


Meski demikian, H.Tata menegaskan dirinya tetap siap mengabdi apabila masih dipercaya dan dibutuhkan untuk memimpin BAZNAS Kabupaten Cianjur.


“Kalau memang saya memenuhi syarat dan masih diperlukan, tentu saya siap mengabdi,” ucapnya.


Dalam kesempatan tersebut, H.Tata juga mengungkap sejumlah pekerjaan rumah yang menurutnya masih belum maksimal selama masa kepemimpinannya. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah penghimpunan zakat mal yang dinilai masih jauh dari target.


“PR terbesar itu penghimpunan zakat mal. Saat ini baru sekitar 30 persen yang bisa terhimpun. Itu belum maksimal,” katanya.


Selain zakat mal, penghimpunan zakat dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur juga masih membutuhkan pembenahan.


Menurut Tata, kontribusi zakat ASN di lingkungan Kementerian Agama sudah cukup baik, namun untuk ASN pemerintah daerah masih perlu penataan lebih lanjut.


“Kalau ASN Kemenag alhamdulillah sudah cukup bagus. Tapi ASN pemerintah daerah masih perlu penataan dan penguatan lagi,” jelasnya.


Tata juga menegaskan bahwa dirinya siap mendukung siapapun yang nantinya terpilih menjadi pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur periode berikutnya.


“Kalau saya tidak terpilih, itu sesuatu yang wajar. Saya akan tetap mendukung siapapun yang nanti mendapatkan amanah. Bahkan saya ingin menyampaikan PR-PR yang belum terselesaikan agar bisa dilanjutkan,” masih ujar H. Tata.


Apabila tidak kembali terpilih, H.Tata mengaku ingin lebih fokus menjalankan aktivitas keagamaan dan pembinaan di lingkungan pesantrennya.


Di akhir wawancara, Tata berpesan agar pimpinan BAZNAS yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah sesuai aturan dan ketentuan syariat Islam dan tentunya harus lebih baik dari periode sebelumnya.


Ia menekankan pentingnya pengelolaan zakat yang berpedoman pada Al-Qur’an, khususnya Surat At-Taubah terkait penghimpunan dan pendistribusian zakat.


“Siapapun yang terpilih nanti, semoga menjalankan amanah sesuai regulasi dan ketentuan syariat. Penghimpunan zakat itu ada dalam Surat At-Taubah ayat 103, sedangkan pendistribusiannya di ayat 60,” pungkasnya.
( WRS )

0Komentar