CIANJUR – Curah hujan yang sangat tinggi yang terjadi pada Kamis (30/04) hingga Jumat (01/05/2026) memicu terjadinya banjir bandang di wilayah Kampung Cibolang, Desa Jamali, Kecamatan Mande. Bencana ini membawa dampak besar karena luapan air sungai melonjak hingga hampir 2 meter dan merendam permukiman warga, khususnya di area RT 05/02.

Akibat musibah tersebut, tercatat sedikitnya 25 rumah hunian yang dihuni oleh 35 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 105 jiwa mengalami kerugian material. Arus air yang datang secara mendadak tidak hanya merusak struktur bangunan, tetapi juga menghanyutkan serta merusak perabotan rumah tangga hingga tidak layak untuk digunakan kembali.

 

Melihat kondisi yang memprihatinkan tersebut, Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Ananda Tohpati, segera bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan. Paket sembako diserahkan secara langsung melalui Tim Ananda Tohpati sekaligus pendamping Kehutanan Sosial , Angga Saputra SE . yang didampingi oleh tim relawan di lokasi kejadian.

 

Menurut keterangan Tohadi Ketua RT setempat, kejadian ini bukan pertama kalinya dialami warga, sudah beberapa kali. Namun kejadian kali ini merupakan kejadian yang paling Extrim. 


" Selain cuaca memang sa'at ini sedang musim. Penghujan,kemungkinan bencana banjir besar in juga dampak dari adanya alih fungsi lahan yang tidak terkontrol " Ujarnya. 


Sementara itu Angga Saputra mengungkapkan keperihatinannya setelah meninjau lokasi secara langsung dan menangapi keterangan dari Ketua RT Setempat tentang kronologi kejadian banjir bandang ini. 


"Kami melihat sangat penting adanya solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus terjadi. Alih fungsi lahan dan pembukaan lahan yang sembarangan harus dicegah bersama,ini menjadi bahan Evaluasi bersama dari pemerintah Daerah dan tingkat pusat terkait informasi dari warga terkait dugaan alih fungsi lahan ,pembukaan lahan,beberapa perusahasn yang ada disini, pembuangan sampah limbah Industri dan warga yang membuang sampah ke sungai,ini harus menjadi perhatian bersama, agar stakeholder yang ada di Kabupaten Cianjur Bahu membahu bisa lebih di disiplinkan " ujar Angga Saputra. 

 

Lebih lanjut Angga Saputra berharap bantuan dari Ananda Tohpati ini bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak. ke depannya pihaknya akan melakukan survei dan penelusuran di sepanjang aliran sungai. Langkah nyata lainnya dengan program penanaman pohon di titik-titik rawan longsor sebagai upaya mitigasi bencana.

 

Sementara itu, warga terdampak mengaku merasa trauma dan sangat mengkhawatirkan keselamatan keluarga. Salah satu warga, Iis Nurjanah (41), bahkan menyatakan kesiapannya untuk direlokasi demi keamanan ,mengingat pisisi Rumah mereka hanya berjarak setengah meter dari bantaran sungai tersebut, sehingga mengakibatkan jebolnya dinding rumah. 

 

Hingga saat ini,Warga terdampak masih memerlukan bantuan, terutama bahan pokok dan peralatan masak. Proses pembersihan material lumpur dan sisa banjir masih terus dilakukan oleh warga yang dibantu oleh tim relawan, dengan tetap menjaga kewaspadaan terhadap cuaca.


WRS