Dalam sambutannya, Kapolres Cianjur mengapresiasi inisiatif Polsek Cibeber yang mengangkat nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
"Pencak silat bukan sekadar bela diri, melainkan sarana pendidikan karakter, kedisiplinan, persaudaraan, serta menjaga keutuhan bangsa," ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Cibeber Kompol Tio selaku penyelenggara dan tuan rumah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan organisasi pencak silat dalam menjaga serta melestarikan budaya bangsa.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh paguron, pelatih, peserta, dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga ajang ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Kecamatan Cibeber," katanya.
Ketua IPSI Kecamatan Cibeber, Abah Dadin, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Kehadiran 24 paguron dengan hampir 300 peserta menjadi bukti bahwa IPSI bersama masyarakat bahu-membahu menjaga, melestarikan, dan mengembangkan pencak silat di Kabupaten Cianjur," ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap aman, tertib, dan kondusif berkat kerja sama antara aparat keamanan, panitia penyelenggara, serta seluruh peserta yang mengikuti kegiatan dengan menjunjung tinggi sportivitas. (Anastasia)



0Komentar