Selain berdiskusi mengenai permasalahan di jalan raya dan beramah tamah, para pejuang jalanan ini juga dimanjakan dengan hidangan makan siang, minuman segar, serta buah-buahan yang telah disediakan.
Dalam kesempatan itu, Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah komunikasi dua arah yang strategis antara pihak kepolisian dan masyarakat pengguna jalan, khususnya para pengemudi.
“Kegiatan ini menjadi ajang bagi kami untuk berdiskusi dan saling curhat dengan teman-teman di lapangan. Selain mempererat tali persaudaraan, kami juga memberikan edukasi terkait tata tertib berlalu lintas agar tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlintas),” ujar AKP Aang.
Bertajuk "Polantas Menyapa", agenda ini tidak hanya berfokus pada komunitas ojek kamtibmas, melainkan merangkul seluruh elemen pengemudi di wilayah Cianjur mulai dari pengemudi ojol, ojek pangkalan (opang), hingga sopir truk. Salah satu poin edukasi yang paling ditekankan dalam pertemuan ini adalah larangan penggunaan knalpot brong atau knalpot yang tidak sesuai standar, karena kerap meresahkan masyarakat.
“Kami terus mengedukasi teman-teman pengemudi terkait larangan penggunaan knalpot brong secara kontinu. Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan sekitar,” tegasnya.
Melalui kegiatan silaturahmi dan edukasi ini, diharapkan sinergi, kepercayaan, dan kerja sama antara kepolisian dengan seluruh pelaku jasa transportasi di Cianjur semakin kuat dan solid. Semangat berbagi dan kepedulian yang menjadi esensi momentum Idul adha pun diharapkan dapat melahirkan budaya tertib berlalu lintas, yang berakar dari rasa saling menghargai dan tenggang rasa antar sesama pengguna jalan.
(WRS)


0Komentar