Cianjur | kontaknews.com-Jalan merupakan sarana vital untuk warga dalam melakukan perjalan baik itu untuk aktivitas bekerja maupun untuk dilalui kendaraan yang mengangkut hasil bumi. Tentunya jalan tersebut kondisinya harus baik agar para pengguna dapat menikmatinya. Namun hal itu tidak terjadi pada jalan kabupaten yang menghubungkan haurwangi sampai kampung curwangi yang masuk wilayah Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.
Kondisi jalan rusak dengan lubang-lubang yang dalam, tentunya ini dapat menimbulkan kecelakan para pengguna yang melewatinya, terutama kendaraan roda dua.
Kedalaman lubang yang berada dipinggir dan ditengah jalan berkedalaman hampir 10 /20 cm dengan lebar cukup besar sehingga banyak pengendara motor yang mengalami kecelakan. Seperti yang dialami pasangan suami istri, wawan dan nani, ( 10/2 ) warga Desa Haurwangi yang motornya jatuh saat masuk lobang yang ada ditengah jalan sehingga menyebabkan tangan dan kakinya luka-luka.
Menurut wawan, sore itu ia baru pulang menjemput istrinya yang bekerja disebuah pabrik diciranjang, saat memasuki jalan haurwangi - cipetir tiba tiba motornya melewati jalan berlubang dan jatuh seketika. Saat ditanya apa harapan wawan dengan kondisi jalan tersebut, jawaban wawan diluar dugaan. Ia meminta bukan segera jalan tersebut diperbaiki. Justru wawan berharap agar Bupati Cianjur, dr.Wahyu dalam waktu dekat ada kunjungan ke Desa Sukatani atau Cihea.
Alasan wawan, saat bupati akan ada kunjungan, otomatis jalan tersebut tanpa harus menunggu korban kecelakaan ataupun usulan dari warga langsung diperbaiki.
Wawan mengatakan bahwa kecelakaan warga bukan hal yang penting bagi pemerintah dalam hal ini dinas PUPR Kabupaten Cianjur, buktinya jalan tidak diperbaiki meskipun sudah banyak menelan korban.
" Bagi mereka ( pupr ) keselamatan warga nomor seratus, yang nomor satu tetap Bupati, " sungguh ironis, ujar wawan.
( d_rul )


0Komentar